» View Jurnal

Rabu, 11 Mei 2016 - 15:21:53 WIB
PENGARUH PEMBERIAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU TERHADAP PENGGAMBILAN KEPUTUSAN PADA SISWA KELAS XI MA NW SURALAGA TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk “Mengetahui pengaruh pemberian layanan konseling individu terhadap penggambilan keputusan pada siswa kelas XI di MA NW Suralaga Tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian menggunakan metode Eksperimen dengan desain True Experimental design dengan jenis Pretes-posttest control group design. Hasil angket yang di berikan kepada kelompok eksperimen menunjukan jumlah adalah 391 dengan nilai rata-rata 26,06 dengan kategori rendah. Sedangkan kelompok kontrol menunjukan skor 570 dengan nilai rata-rata 38 dengan kategori sedang.  Hasil analisis angket post-tes kepada kelompok eksperimen menunjukan peningkatan dengan nilai rata-rata 44,2 dengan kategori sedang. . Hal ini menunjukan adanya kemajuan yang cukup signifikan di peroleh oleh siswa pada kelompok eksperimen. Sedangkan untuk kelompok kontrol dengan nilai rata-rata 38 dengan kategori Sedang. Hal ini menujukan tidak adanya peningkatan yang di peroleh oleh siswa pada kelompok kontrol. Pengaruh pemberian layanan konseling individu terhadap penggambillan keputusan pada siswa kelas XI MA NW Suralaga tahun pelajaran 2013/2014. Hal ini di tunjukan dari adanya peningkatan yang signifikan pada penggambilan keputusan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa pemberian layanana konseling individu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah True Eksperimen, yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Subjek terdiri dari 72 orang siswa kelas VIII. Metode pengumpulan data menggunakan angket konsep diri dari 30 item dan 4 pilihan jawaban, sedangkan tehnik analisis data menggunakan analisis statisstik dengan rumus t-hitung. Hasil pre tesr menunjukkan bahwa jumlah skor kelompok eksperimen 2287 sedangkan kelompok control dengan jumlah skor 2162, setelah diberikan perlakuan, hasil pengukuran post test konsep diri siswa, hasilnya cukup signifikan yaitu 3290, sedangkan kelompok control yang tidak diberikan perlakuan peningkatan hanya mencapai skor 2250. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan tehnik peer group sangat tepat digunakan dalam upaya meningkatkan konsep diri siswa. Oleh karena itu guru pembimbing hendaknya berinovasi dalam memberikan layanan bimbingan kelompok sehingga mampu meningkatkan konsep diri siswa. 


Penulis : Marjan & Eli Anggraeni
Download File (289)

Ke Atas