» Detail Berita

Rabu, 11 Mei 2016 - 14:30:11 WIB
Kuliah Umum Disampaikan oleh Dosen Finlandia dan Spanyol
Diposting oleh : admin
Kategori: Kemahasiswaan - Dibaca: 493 kali

Kuliah Umum Disampaikan oleh Dosen Finlandia dan Spanyol

Hari ini, 18 April 2016, STKIP Hamzanwadi Selong kembali kedatangan narasumber dari luar negeri. Narasumber terdiri dari 2 orang yaitu Harri Lappalainen dari Turku University, Finlandia dan Dr. Francis Ries dari University of Seville, Spanyol. Kehadiran mereka berdua ke STKIP Hamzanwadi Selong dengan 3 agenda utama yaitu menjadi narasumber pada kuliah umum, berkunjung ke sekolah, dan berdiskusi dengan manajemen STKIP Hamzanwadi Selong.

Kuliah umum dilaksanakan mulai pukul 09.30 - 12.00 Wita di Auditorium Siti Rauhun Zainuddin STKIP Hamzanwadi Selong. Adapun tema pada kuliah umum ini adalah Innovation Pedagogy Open Doors for Innovation. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Akademik, Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum. Dalam sambuatannya beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih telah bersedia berkunjung ke STKIP Hamzanwadi Selong, kami bangga atas kehadiran Bapak-Bapak, imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan profile STKIP Hamzanwadi Selong secara singkat, tidak lupa juga menyampaikan bahwa STKIP Hamzanwadi Selong sudah melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi baik itu perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri, semoga ke depan STKIP Hamzanwadi Selong bisa bekerjasama dengan Tukru University dan University of Seville, dan bahkan bisa menjadi bagian dari Indoped Project yang sedang narasumber kembangkan di Indonesia.

Selanjutnya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Sendratasik menampilkan tarian sasak, Tari Gandrung. Narasumber sangat menikmati tarian tersebut, sesekali bertepuk tangan dan mengambil foto para penari. Sebelum kuliah umum dilaksanakan, Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum memberikan selempang ucapan selamat datang dan kenang-kenangan dari STKIP Hamzanwadi Selong.

Pada sesi kuliah umum, kedua narasumber berkolaboratif dalam penyampaian materi. Harri yang berkesempatan menyampaikan materi pertama menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambuatan yang luar biasa dan bersyukur bisa berkunjung ke STKIP Hamzanwadi Selong. Harri menyampaikan beberapa hal terkait dengan kondisi pendidikan di Finlandia dan Francis menambahkan dengan kondisi pendidikan di Spanyol. Tidak lupa juga kedua narasumber mengenalkan sedikit tentang program Indoped yang sedang dikembangkan di beberapa wilayah di Indonesia.

Adapun beberapa poin penting yang menjadi catatan terkait dengan materi adalah sebagai berikut:

Siswa akan hidup pada zaman yang berbeda dengan kita, oleh karena itu kita harus menyiapkan mereka sebaik mungkin untuk dunia baru mereka.

Narasumber menyampaikan betapa pentingnya belajar melalui aktivitas, tidak hanya melalui pendengaran dan penglihatan. Bahkan beliau menyampaikan ungkapan Confucius: I heard and I forger, I see and I remember, I do and I understand.

Beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan dalam berinovasi: utilized, knowledge-based, dan competitive advantage.

Ada lima kompetensi yang harus dimiliki jika ingin berinovasi yaitu: problem solving, system thinking, goal-oriented, teamworking, dan networking.

Guru harus kreatif dalam melakukan pembelajaran sehingga siswa tidak cepat merasa bosan.

Guru harus membantu siswa dalam belajar, peduli terhadap mereka dan jangan memberikan hukuman.

Selanjutnya, narasumber berkesempatan bertemu dengan beberapa awak media lokal yang ingin bertanya tentang aktivitasnya di STKIP Hamzanwadi Selong. Narasumber menyampaikan kepada wartawan bahwa mereka datang untuk berbagi agar kualitas pembelajaran di Indonesia meningkat. Mereka berdua juga menyampaikan kemungkinan ada kerjasama dengan STKIP Hamzanwadi Selong ke depan dalam berbagai hal, terutama pendidikan dan penelitian.

Agenda selanjutnya, kedua narasumber berkunjung ke MA Muallimin NW Pancor yang didampingi oleh beberapa civitas akademika STKIP Hamzanwadi Selong. Mereka disambut oleh Kepala Madrasah, Pak Munawar, M.Pd. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh pihak MA Muallimin, mereka mengutarakan beberapa pertanyaan tentang sistem pendidikan di Finlandia dan Spanyol. Selanjutnya, Harri dan Francis berkunjung ke salah satu kelas untuk memerikan motivasi dan menyampaikan tujuan mereka ke sekolahnya.

Di akhir agenda, para narasumber kembali melakukan diskusi dengan managemen STKIP Hamzanwadi Selong. Insya Allah ke depan STKIP Hamzanwadi Selong akan menjalin kerjasama dengan kedua institusi narasumber.



Berita Terkait

Ke Atas